Home Muaro Jambi Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muaro Jambi Pengambilan Keputusan 19 Ranperda Tahun 2019

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muaro Jambi Pengambilan Keputusan 19 Ranperda Tahun 2019

185
0
SHARE
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muaro Jambi Pengambilan Keputusan 19 Ranperda Tahun 2019

Keterangan Gambar : Dok.Istimewa

Muaro Jambi - Layardigital.com - Dalam rangka Pengambilan keputusan persetujuan terhadap 19 Ranperda Kabupaten Muarojambi Tahun 2019.DPRD Kabupaten Muarojambi Kamis (07/02/19) 

Rapat ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD kabupaten Muaro jambi, Salma Mahir, didampingi oleh wakil ketua ll, Amirudin serta turut dihadiri oleh Bupati Muaro jambi Masnah Busyro, (Forkopimda), para kepala OPD dan unsur anggota DPRD Kabupaten Muarojambi.

Pada rapat paripurna kali ini, ada 19 Ranperda yang dibahas oleh tiga pansus di DPRD Muaro jambi, yang terdiri dari 15 Ranperda atas usulan pemerintah Kabupaten Muaro jambi, dan 4 perda dari inisiatif DPRD Muaro jambi sendiri.

Adapun dalam membuat keputusan Ranperda ini, Pansus satu membahas 6 Ranperda, Pansus dua 8 Ranperda, dan Pansus tiga membahas 5 Ranperda. Dari ketiga pembahasan pansus tersebut, seluruh pansus menyetujui ke 19 Ranperda tersebut untuk diputuskan dan disetujui dilanjutkan menjadi Perda tahun 2019. Dengan beberapa saran serta usuluan dari ketiga pansus dewan.

Diantaranya Ranperda mengenai Tata niaga sawit dan karet, Pencegahan dan penanggulangan bahaya(Kahutla),alat berat,Gerakan sapu lobang, Penyerahan sarana prasarana,penyelenggaraan Perumahan dan kawasan permukiman, Pendidikan Islam, Penyediaan Pegawai Negeri Sipil, Pedagang kaki lima, Penyelenggaraan informasi dan informatika,perlindungan dan hak-hak penyandang disabilitas dan seterusnya.

"Setelah Ranperda ini disahkan kami mengharapkan, Pemkab Muaro jambi dapat mensosialosasikan pada masyarakat,kemudian juga kami berharap adanya regulasi pencapaian dan evaluasi terhadap Perda yang dibuat selama 6 bulan," sampaian Fathuri dari Pansus pertama

Sama halnya dengan yang disampaikan oleh (Hafis) Pansus kedua yang berharap bila Ranperda ini di setujui menjadi Perda, Pemkab Muaro jambi dapat mengatur seluruh regulasi ranperda ini dimuat lagi dalam regulasi yang lebih mendetil dalam peraturan bupati. "Agar Ranperda yang dibuat ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat langsung bagi perekonomian Kabupaten Muaro jambi, serta dapat langsung dirasakan oleh masyarkat Muaro jambi," ungkapnya. (red)